Installing APC to Zend Server 6 on Mac OS X

Installing APC to Zend Server 6 on Mac OS X

May 02

Zend Server 6 is a great tool I am using in my development environment. But it does not come with APC pre-installed, although there is a toggle in the Zend Server Admin page to enable/disable APC. Turns out that this “APC” is only a wrapper to the Zend Optimizer+ extension. So, I was looking for a way to install and use APC in the Zend Server 6. Unfortunately there aren’t much to find in the internet. Specially, because I’m using Mac OS X 10.8. But lucky me, I got it throgh. Here’s how. Download APC package from http://pecl.php.net/package/APC Extract the package and go to the extracted folder in Terminal. Use phpize tool bundled in the Zend Server to prepare build environment. /usr/local/zend/bin/phpize Proceed to configure, with a caveat: don’t use the default php-config; use the Zend Server-provided instead. ./configure --with-php-config=/usr/local/zend/bin/php-config Proceed with make and make install make sudo make install At this point, you’ll find the APC is compiled and the apc.so extension is copied to the Zend Server’s php extension folder. But don’t stop here, your job is not done yet; phpinfo() will not show that the APC extension is installed just yet. Edit the php.ini configuration file. I’m using nano: sudo nano /usr/local/zend/etc/php.ini Find the extensions section, and add the apc.so there: extension=apc.so Now, restart apache sudo /usr/local/zend/bin/zendctl.sh restart-apache The APC extension should now be loaded. Share on...

PT Talenta Maju Usaha Bersama Official Website

PT Talenta Maju Usaha Bersama Official Website

Sep 21

Dengan bangga saya kembali mempersembahkan, website resmi dari PT Talenta Maju Usaha Bersama, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Supply dan Apply Bahan Kimia Konstruksi. Tanpa panjang lebar, silahkan buka halamannya di sini: http://www.talenta.co.id. Enjoy! Share on...

Internet Cepat Harga Bersahabat

Internet Cepat Harga Bersahabat

Jun 05

Mencari paket Internet cepat dengan harga bersahabat bukan sesuatu yang mudah di Indonesia tercinta ini. Seorang rekan pernah bertanya kepada saya tentang koneksi di sini, dan membandingkannya dengan apa yang ada di Jerman. Katanya dengan harga yang relatif sama, di Jerman, kecepatan jauh berbeda. Saya cuma bisa berkilah, “itu kan negara maju” sambil mengelus dada… ngiri. Tapi tampaknya pelanggan Internet di Indonesia bisa berharap lebih baik dengan munculnya paket baru dari FirstMedia. Perusahaan ini menyediakan paket Internet cepat dengan harga relatif bersahabat. Dengan harga Rp 335 ribu kita sudah bisa menikmati Internet dengan kecepatan hingga 1,5 Mbps. Paket lengkapnya bisa dilihat di situs baru mereka: http://fastnetmegaspeed.com Munculnya paket baru ini buat saya pribadi cukup menggembirakan. Tapi dengan catatan. Saya pribadi masih belum merasakan perubahan yang berarti dari peningkatan kecepatan ini pada koneksi Internet yang kontennya ada pada server di luar negeri. Mungkinkah kecepatan itu hanya berlaku untuk konten lokal saja? Who knows. Oke, barusan saya mencoba mengunduh file dari server saya di US, kecepatan maknyoos 2x lipat dari semula! Yang pasti, saya cuma bisa berharap semoga Indonesia mendapatkan kecepatan minimal 2Mbps untuk setiap penggunanya. Amin. Share on...

SmokeScreen – Flash Tanpa Flash

SmokeScreen – Flash Tanpa Flash

Jun 03

Keluarnya Flash dari arena permainan pada gadget teranyar besutan Apple, iPad memang cukup mengecewakan bagi sebagian orang. Jujur saja, saya pribadi tidak terlalu menyukai Flash, karena utilisasi CPU yang meningkat tajam ketika Flash aktif; dan berujung kepada daya tahan baterai yang menurun signifikan. Untungnya, ada sebagian orang jenius, menurut saya, yang berusaha menampilkan konten Flash tanpa menggunakan Flash Player. Namanya SmokeScreen. SmokeScreen berusaha membuka file Flash, dan kemudian menterjemahkannya ke dalam bahasa JavaScript. Dan itu cukup menjanjikan! Demonya bisa dilihat di situs mereka: http://smokescreen.us Yang lebih menggembirakan, dengan SmokeScreen, Flash bisa dibuka pada gadget iPad tanpa halangan! Lagipula utilisasi CPU lebih baik dibandingkan dengan membuka file Flash yang sama degan Flash Player, yang berarti umur baterai bisa dipertahankan. Yah, semoga saja tidak ada tuntutan dari pihak Adobe, karena bagaimanapun Flash adalah sebuah teknologi proprietary. Bravo! Lanjutkan! Share on...

OSX/OpinionSpy – Trojan Pada OS X

OSX/OpinionSpy – Trojan Pada OS X

Jun 02

Baru-baru ini tersiar kabar dari sebuah perusahaan antivirus – Intego, bahwa telah ditemukan sebuah trojan yang diberi nama OSX/OpinionSpy oleh mereka, yang bekerja pada sistem operasi Mac OS X. Trojan ini kabarnya ditemukan pada beberapa software shareware yang bisa diunduh melalui internet. Hingga saat ini, software-software yang diketahui terjangkit oleh malware ini adalah software screensaver yang berasal dari 7art-screensavers.com. Meskipun berita yang disebarkan oleh Intego cukup bombastis, tentu untuk menaikkan pamor mereka di bidang antivirus untuk sistem Mac OS X, namun ada beberapa hal yang terlalu dilebih-lebihkan. Saat ditemukan, trojan ini menyamarkan dirinya sebagai sebuah screensaver yang bisa dipasang pada sistem operasi Mac OS X. Namun dalam proses instalasinya, ia menanyakan password administrator, yang tentunya secara logika tidak dibutuhkan hanya untuk instalasi sebuah screensaver. Setelah mendapatkannya, trojan ini kemudian mengontak laman website markasnya, dan kemudian mengunduh beberapa file tambahan. Dan karena sang trojan sudah mengetahui akses administrator, ia bebas melakukan apa saja pada sistem operasi di mana ia diinstalasi. Prinsip kerja seperti ini tentu sudah tidak asing lagi. Kasus ini sangat mirip dengan kasus pencurian akun email, facebook, atau lainnya, dengan memanfatkan kenaifan pikiran manusia. Atau dalam bahasa kerennya, social engineering. Secara umum, sistem operasi Mac OS X merupakan sistem operasi yang cukup aman untuk digunakan. Bahkan trojan seperti OSX/OpinionSpy ini pun harus meminta ijin terlebih dahulu untuk bisa menginfeksi OS X. Namun seperti layaknya sistem operasi lain, celah terbesar berada pada tangan sang penggunanya. Sebuah artikel dari Rixstep menjabarkan penjelasan singkat mengenai cara melindungi diri dari trojan ini. Secara singkat, menurut saya, yang terpenting adalah jangan menjalankan software yang tidak dikenal tanpa pengawasan yang baik. Apalagi sampai memberikan akses password administrator. Jika hal itu sudah dilakukan, akan sangat kecil sekali kemungkinan sistem OS X Anda terinfeksi oleh virus/trojan/malware apapun. Bahkan software antivirus pun tidak diperlukan (saya malah tidak pernah menggunakan software antivirus apapun sejak menggunakan sistem OS X). Kesimpulan Mengutip kesimpulan dari Rixstep: Trojan OSX/OpinionSpy ini *bukan* merupakan serangan terhadap sistem OS X. Penyebarannya menggunakan teknik Social Engineering yang memanfaatkan kenaifan sang pengguna. Hal ini tidak menggambarkan kelemahan/celah keamanan serius dari sistem OS X atau sistem UNIX lainnya. Dengan kata lain: PEBKAC (Problems Exists Between Keyboard And Computer, which is *you*) Tambahan dari saya: jangan mengunduh, apalagi menginstall software yang berasal dari 7arts-screensaver.com!! Share on...

Membahas Soal Google CodeJam: Soal #1

Membahas Soal Google CodeJam: Soal #1

May 08

Oke, pingin banget rasanya tahu apa metode rekan-rekan untuk menyelesaikan problema yang disajikan di dalam babak kualifikasi Google CodeJam 2010. Saya akan memposting soal kedua dan ketiga dalam post yang berbeda. Untuk soal-soal subset, saya punya untuk subset besar dan kecil. Nanti akan saya tempelkan di post ini. Komentar dan solusi langsung di bagian komentar saja ya. Pasti ini hal mudah untuk dikerjakan bukan? Tapi ingat, untuk masing-masing subset, perhatikan batasan-batasan yang diberikan. Langsung saja, ini soal #1: (Versi bahasa Inggris bisa langsung dilihat di sini: http://bit.ly/dfmhE1) “Snapper” adalah sebuah alat pintar yang mencolokkan dirinya ke dalam stop kontak di satu ujung, dan menyediakan lubang stop kontak untuk digunakan di ujung lainnya (hmm.. katakan saja, ini adalah kabel roll berlubang satu :p). Ketika Snapper berada dalam status “ON” dan sedang menerima aliran listrik, maka alat lain yang tersambung di ujungnya akan juga menerima aliran listrik. Ketika kamu menjentikkan jarimu, alat Snapper yang sedang menerima aliran listrik ketika jentikkan jari dilakukan akan berpindah dari status “ON” ke “OFF”, dan sebaliknya. Saya telah membeli N buah Snapper, dan menyambungnya satu demi satu menjadi satu untaian panjang. Sebuah lampu dipasangkan pada Snapper ke-N. Pada awalnya, semua Snapper berada dalam status “OFF”. Hanya Snapper yang tercolok ke stop kontaklah yang menerima aliran listrik. Jadi lampu di ujung lainnya berada dalam status mati. Saya menjentikkan jari saya sekali. Snapper pertama (yang tercolok ke stop kontak) akan berpindah ke status “ON”, dan mengalirkan listrik ke Snapper kedua. Saya menjentikkan jari saya sekali lagi. Snapper pertama dan kedua berpindah status: Snapper kedua sekarang berada dalam status “ON”, namun Snapper pertama sekarang berada dalam status “OFF” (Snapper kedua berada dalam status “ON” meskipun ia sekarang dalam keadaan mati, karena tidak dialiri listrik). Saya menjentikkan jari saya sekali lagi, yang kemudian membuat Snapper pertama sekarang berada dalam status “ON”, sehingga kedua Snapper sekarang berada dalam status “ON”. Jika lampu saya pasangkan langsung ke dalam Snapper kedua, pastilah saat ini lampu tersebut akan menyala. Saya terus melakukan hal ini berulang-ulang kali. Apakah lampu di ujung sana akan menyala atau mati jika saya menjentikkan jari saya sebanyak K kali? Sebagai catatan, lampu hanya akan menyala jika, dan hanya jika ia menerima aliran listrik dari Snapper di mana ia tercolok. Input Baris pertama dari input merupakan angka dari jumlah kasus (T). Sejumlah T baris selanjutnya adalah angka-angka dari kasus ybs. Setiap baris T akan terdiri dari 2 angka bulat, N dan...

Google CodeJam 2010!

Google CodeJam 2010!

May 08

Google CodeJam 2010, sebuah kompetisi yang cukup bergengsi yang rutin diadakan tiap tahun oleh Google telah dimulai sejak beberapa jam yang lalu. Selain “hadiah jalan-jalan” ke Dublin untuk mengikuti kompetisi final, para peserta akan berlomba-lomba untuk memperebutkan hadiah senilai $5000; jumlah yang cukup besar dan sulit didapat **kecuali kalau kamu bisa menemukan sebuah prototip gadget teranyar dan menjualnya ke majalah teknologi terbesar**. Babak kualifikasi dimulai sejak hari ini, 7 April 2010, jam 19:00 UTC, dan berlangsung selama 24 jam. Ada 3 soal yang harus diselesaikan untuk bisa lolos babak ini, dan masing-masing soal terdiri dari 2 subset kasus yang harus diselesaikan. Saya iseng mencoba mengikuti babak ini, dan hanya berhasil menjawab 2 soal saja. Itu pun hanya berhasil mengerjakan subset yang versi small. Tampaknya saya harus lebih banyak belajar lagi **ngoossss**. Satu hal yang menarik, ternyata soal yang terbilang cukup mudah (hanya berupa looping dan pernyataan kondisional sederhana), ternyata harus menghadapi tembok rintangan tinggi ketika harus berhadapan dengan input yang berukuran raksasa. Terbukti, untuk subset versi kecil, kode yang saya buat bisa menangani dengan mudah. Namun ketika menangani subset versi besar, alhasil hanya hang yang ditemui. Entah apakah algoritma yang harus diperbaiki, atau environment bahasa pemrograman yang memang tidak sesuai untuk mengerjakan input dengan ukuran raksasa (saya menggunakan PHP). Yah, tampaknya saya harus benar-benar belajar lebih banyak lagi. Share on...

Opera 10.50 (for mac) is out!!

Opera 10.50 (for mac) is out!!

Feb 27

Versi teranyar dari browser Opera untuk sistem operasi Mac OS X sudah dilepas ke medan pertempuran! Browser teranyar ini dikatakan memiliki performa yang lebih baik dari Safari dan bahkan Google Chrome. Hmm… Menarik! Can’t wait to use! – diposkan menggunakan apel kroak versi jadoel (iPhone 2G) Share on...

Page 1 of 41234